Saturday, September 18, 2021
Home Portal+ Sepanjang 2020, Bappebti Blokir 1191 Entitas Pialang Ilegal

Sepanjang 2020, Bappebti Blokir 1191 Entitas Pialang Ilegal

Portalsaham.com– Sepanjang tahun 2020, Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir sebanyak 1191 domain situs entitas yang tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka.

Kepala Bappebti Sidharta Utama melalui ketrangan resminya mengatakan, masyarakat harus berhati-hati dalam melakukan perdagangan berjangka, terutama pada entitas yang masih diragukan legalitasnya.

“Bappebti secara rutin melakukan pengamatan dan pengawasan terhadap kegiatan perdagangan berjangka untuk melindungi masyarakat dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan pelaku usaha di bidang perdagangan berjangka komoditi,” ujar Sidharta, 19 Januari 2021.

Jumlah entitas yang diblokir di tahun 2020 meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2019, Bappebti telah memblokir sebanyak 439 domain situs, tahun 2018 sebanyak 161 domain situs, dan tahun 2017 sebanyak 107 domain situs.

Baca juga : Hati-hati, Begini Modus Penipuan Entitas Pialang Ilegal

“Dalam kondisi saat ini, Bappebti berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dengan penawaran investasi di bidang perdagangan berjangka komoditi yang menjanjikan keuntungan di luar kewajaran,” ucapnya.

Sidharta kembali menegaskan, bagi setiap pihak yang akan melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan berjangka komoditi wajib mendapatkan perizinan dari Bappebti serta tunduk dan patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Perlu diketahui, setiap pihak yang berkedudukan hukum di Indonesia dan/atau di luar negeri yang belum memperoleh izin usaha dari Bappebti dilarang melakukan kegiatan usaha perdagangan berjangka,” katanya.

Yuk, pantengin terus Portalsaham.com untuk informasi dan edukasi soal saham dan mata uang kripto

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular