Monday, September 20, 2021
Home Saham Perpanjangan PPKM Picu IHSG Anjlok Hingga 1,6 %

Perpanjangan PPKM Picu IHSG Anjlok Hingga 1,6 %

Portalsaham.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Jumat, 22 Januari 2020, ditutup di zona merah. IHSG di penutupan sesi ke dua hari ini anjlok cukup dalam sampai 1,6%, ke level 6.307,12 setelah sempat merosot parah 2%.

Kebijakan pemerintah yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) disinyalir menjadi salah satu penyebab anjloknya harga saham.

Kendati demikian, data BEI merangkum jumlah net buy asing justru bertambah menjadi Rp 136,61 miliar di pasar reguler. Sedangkan, penjualan bersih asing (net sell) sebesar Rp 39 miliar di pasar reguler.

Di penutupan bursa pekan ini, tercatat 107 saham terapresiasi, 396 saham terkoreksi, sisanya 128 stagnan. Artinya investor lokal lebih banyak melakukan penjualan saham.

Sebelumnya, pemerintah pusat memperpanjang kebijakan tersebut hingga 8 Februari mendatang. Kebijakan perpanjangan ini disebabkan PPKM yang awalnya ditutup pada 25 Januari 2021 dinilai tidak membuahkan hasil. Peningkatan orang yang terpapar Covid-19 masih terus bertambah

Keputusan perpanjangan PPKM tersebut itu disampaikan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Selain diduga dipicu kebijakan perpanjangan PPKM, turunnya IHSG hari ini dipicu oleh anjloknya saham dari sejumlah emiten.

Tercatat ada tiga saham dengan kapitalisasi pasar besar yang menjadi sasaran aksi jual di hari ini. Saham yang menjadi penekan indeks yang paling besar sendiri adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang anjlok parah 2,09% dan mendorong indeks sebanyak 10,95 poin.

Saham dengan kapitalisasi pasar besar lain juga menjadi pemberat indeks yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang masing-masing terkoreksi 2,87% dan 2,21% tapi karena jumbonya market cap perseroan maka berhasil memangkas indeks sebanyak masing-masing 8,88 dan 5,44 indeks poin.

Selanjutnya muncul nama emiten pertambangan pelat merah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), harga ANTM hari ini anjlok parah hingga menyentuh level terendah yang diijinkan oleh regulator alias ARB (auto reject bawah). ANTM terkoreksi hingga 6,80% dan mendorong indeks sebanyak 4,52 poin.

Terakhir muncul emiten industri kimia PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Tercatat perseroan yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu ini terkoreksi 4,67% dan memukul indeks sebanyak 4,18 indeks poin.

Yuk, pantengin terus Portalsaham.com untuk informasi dan edukasi soal saham dan mata uang kripto

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular