Monday, September 20, 2021
Home Portal+ Pandemi di Indonesia Dipredikisi Bakal Lebih Lama Dibanding Negara Lain, Pengaruhkah ke...

Pandemi di Indonesia Dipredikisi Bakal Lebih Lama Dibanding Negara Lain, Pengaruhkah ke Bursa Saham?

Portalsaham.com– Bloomberg merilis hasil penelitian yang menghitung vaksinasi di sejumlah negara. Perhitungan ini menghasilkan gambaran seberapa lama masa pandemi di suatu negara yang dikaitkan dengan proses vaksinasinya.

Dari 10 negara yang diteliti, Indonesia menjadi salah satu negara yang diprediksi bakal mengalami masa pandemi paling lama. Berdasarakn perhitungan Bloomberg, Indonesia dipredikisi bakal mengalami 10 tahun pandemi. Angka ini sangat mengkhawatirkan, karena rata-rata dunia masa pandemi akan berakhir sekitar 7 tahunan.

Berdasarkan hitungan tersebut, Indonesia baru bisa melakukan vaksinasi sebanyak 60.433 dosis vaksin per hari. Sedangkan, untuk mencapai herd immunity, vaksinasi harus mencakup 75 persen seluruh penduduk di Indonesia.Data BPS terakhir jumlah penduduk Indonesia mencapai 267,7 juta.


Adapun, melihat kasus jumlah kasus positif di Indonesia sampai saat ini telah mencapai 1,134 juta dengan jumlah orang meninggal sebanyak 31.202 orang.

Sementara itu, Israel menjadi negara pertama yang akan segera lepas dari pandemi. Dengan kalkulasi vaksinasi sekarang sudah mencapai 35 persen dari seluruh penduduk. Sedangkan jumlah vaksinasi harian Israel mencapai 135.778 dosis per hari.

Riset tersebut bisa jadi merembet pada kepercayaan investor untuk menginvestasikan modalnya ke Indonesia. Selama pandemi ini sejak Februari 2020, tercatat aksi jual saham oleh asing di iHSG mencapai Rp 53,66 triliun di lpasar regular, berdasarkan data RTI. Adapun, aksibeli saham oleh asing mencapai Rp 9,74 triliun.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular