Wednesday, June 23, 2021
Home Saham Kabar Pasar Selama Sepekan, ANTM masuk Rantai Produksi Tesla Hingga Pergantian Direksi...

Kabar Pasar Selama Sepekan, ANTM masuk Rantai Produksi Tesla Hingga Pergantian Direksi BBRI

Portalsaham.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi sebesar 1,66% ke posisi 6.307,12 poin pada perdagangan Jumat, 22 Januari 2021. Data bursa mencacatat, nilai transaksi mencapai Rp 17,33 triliun dengan frekuensi sebanyak 1,43 juta kali.

Pelaku pasar asing melakukan aksi beli bersih senilai Rp 69,83 miliar.

Terkoreksinya bursa saham domestik ini salah satunya dipicu oleh kebijakan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 8 Februari 2021 tengah terus peningkatan jumlah kasus positif Covid-19.

Selain kebijakan pemerintah memperpnjang PPKM hingga 8 Februari nanti, ada sejumlah faktor yang menyebakan IHSG terkoreski di penutupan sesi perdagangan pekan ini.

Salah satunya, dipicu oleh perusahaan yang mempunyai kapitalisasi pasar yang besar mengalami aksi jual cukup dalam.

Tiga Saham Besar Anjlok

Tercatat ada tiga saham dengan kapitalisasi pasar besar yang menjadi sasaran aksi jual di hari ini. Saham yang menjadi penekan indeks yang paling besar sendiri adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang anjlok parah 2,09% dan mendorong indeks sebanyak 10,95 poin.

Saham dengan kapitalisasi pasar besar lain juga menjadi pemberat indeks yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang masing-masing terkoreksi 2,87% dan 2,21% tapi karena jumbonya market cap perseroan maka berhasil memangkas indeks sebanyak masing-masing 8,88 dan 5,44 indeks poin.

Selanjutnya muncul nama emiten pertambangan pelat merah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), harga ANTM hari ini anjlok parah hingga menyentuh level terendah yang diijinkan oleh regulator alias ARBĀ (auto reject bawah). ANTM terkoreksi hingga 6,80% dan mendorong indeks sebanyak 4,52 poin.

Terakhir muncul emiten industri kimia PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Tercatat perseroan yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu ini terkoreksi 4,67% dan memukul indeks sebanyak 4,18 indeks poin.

ANTM masuk Rantai Produksi Tesla (dibold)

Kendati pekan ini harga seham terkoreksi, namun ada kabar baik terkait dengan salah satu emiten BUMN.

Perusahaan otomotif yang sedang naik daun Tesla Inc telah mengumumkan daftar smelter dan refiner (Smelter and Refiner List) untuk memproduksi sejumlah produknya di tahun ini.

Dari daftar tersebut, sedikitnya ada tujuh perusahaan asal Indonesia yang masuk dalam rantai produksi Tesla.

Dua di antaranya adalah perusahaan terbuka yang sahamnya sebagian dimiliki publik, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS). Kedua perusahaan tersebut akan bekerjasama dengan Tesla dalam memasok mineral emas dan timah.

BBRI Rombak Direksi (dibold)

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) merombak besar-besaran jajaran direksinya. Perombakan ini dilakukan saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang digelar kemarin, Kamis, 21 Januari 2020, di Jakarta.

Salah satu hasil RUPSLB tersebut, hasil rapat memutuskan untuk memberhentikan Wisto Prihadi yang sebelumnya menjabat Direktur Kepatuhan. Pemberhentian Wisto dikarenakan tidak lulus dalam uji kelayakan dan kepatuhan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain jabatan Direktur Kepatuhan, para pemegang saham memutuskan memberhentikan Direktur Keuangan serta Direktur Bisnis Kecil, Ritel, dan Menengah.

Sehari setelah diputuskan adanya pergantian direksi, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, harga saham trio BRI yakni BBRI, BRIS, dan AGRO tercatat terkoreksi.

Saham BBRI di akhir sesi 2, Jumat, 22 Januari 2021, pukul 15.00, terkoreksi 1,46%, ke posisi Rp 4.720 persaham.

Sedangkan saham BRIS terkoreksi cukup dalam sebesar 6,90%, ke posisi Rp 3.240 persaham. Adapun, saham AGRO pun merosot hingga 6,85%, ke posisi Rp 1155 persaham.

Yuk, pantengin terus Portalsaham.com untuk informasi dan edukasi soal saham dan mata uang kripto

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular