Wednesday, June 23, 2021
Home Saham 4 INDIKATOR EKNIKAL SAHAM YANG WAJIB DI KETAHUI PEMULA!

4 INDIKATOR EKNIKAL SAHAM YANG WAJIB DI KETAHUI PEMULA!

Portalsaham.com,-  Sebelum membeli saham manapun ada baiknya mempelajari dulu tentang Indikator dan Analisis Teknikal nya agar dapat mempredikisi pergerakan harga saham yang akan kita beli, yuk simak beberapa indikator nya

 

APA ITU INDIKATOR ?

Indikator adalah perhitungan matematis atas riwayat harga saham yang umumnya digambarkan dalam bentuk garis pada grafik. Fungsinya untuk membantu kita dalam mengenal tren harga dan menemukan sinyal beli/jual pada saham-saham yang diperdagangkan di bursa.

 

1 RELATIVE STRENGTHINDEX

RSI adalah indikator yang dapat menunjukkan kapan sebuah saham mengalami jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold). Ketika RSI mencapai level ekstrim beli/jual, harga saha diyakini akan berubah arah. Misal RSI menunjukkan saham sudah jenuh beli, maka pergerakan harganya akan berbalik turun. Sedangkan jika RSI menunjukkan saham sudah jenuh jual, maka pergerakan harganya kemungkinan akan bertolak naik.

2 STOCHASTIC OSCILLATOR

Stochastic tampil dalam sub-window di bawah grafik harga saham dan memiliki area jenuh beli/jenuh jual yang serupa dengan RSI. Bedanya, Stochastic memiliki garis %K dan garis %D yang menghasilkan sinyal trading. Perpotongan antara kedua garis dapat diterjemahkan sebagai sinyal beli/jual saham. Sinyal beli muncul ketika garis % K memotong garis % D dari bawah ke atas, sedangkan sinyal jual muncul ketika garis % K memotong garis % D dari atas ke bawah. Indikator Stochastic cukup akurat, kecuali dalam kondisi pasar yang terlalu bergejolak.

3 MOVING AVERAGE

Moving Average merupakan indikator saham paling penting dan wajib dipelajari oleh semua calon trader. MA terutama dipergunakan untuk mengetahui kondisi tren harga saham saat ini berdasarkan perbandingan antara posisi harga sekarang dan rata-rata harga historis. Dengan mempelajari Moving Average, trader akan dapat mengetahui level support dan resistance yang menandai titik-titik krusial dalam riwayat pergerakan harga saham.

4 MOVING AVERAGE CONVERGENCE DIVERGENCE

MACD adalah indikator yang berupaya mendeteksi perubahan momentum dengan membandingkan dua garis MA. Alhasil, MACD dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi tekanan beli/jual maupun tingkat support/resistance. Posisi histogram positif di atas gari: tengah (hijau) akan menandakan aksi beli. Semakin besar batang histogram, makin kuat pula tekanan beli pada saham tersebut. Sebaliknya, posisi histogram negatif di bawah garis tengah (merah) akan menandakan aksi jual.

5 BOLLIN BANDSGER

Bollinger Bands menunjukkan rentang pergerakan harga saham dalam bentuk pita (bands). Fungsinya untuk mengukur volatilitas atau gejolak harga yang timbul akibat bertambahnya minat beli/jual terhadap suatu saham. Bollinger Bands juga dapat dipergunakan untuk mendeteksi level jenuh beli/jenuh jual. Pita Bollinger Bands akan melebar dan menyempit selaras dengan volatilitas pasar.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular